PROFIL PRODI HUKUM TATA NEGARA (HTN)/SIYASAH JURUSAN SYARIAH  DAN EKONOMI ISLAM STAIN WATAMPONE

  1. A.    Gambaran Umum

Program Studi Hukum Tata Negara/Siyasah adalah salah satu program studi termuda di lingkungan Jurusan Syariah dan Ekonomi Islam STAIN Watampone. Pembukaan prodi hukum Tata Negara/Siyasah dimulai pada hari sabtu tanggal 14 Mei 2005 melalu rapat senat dan merekomendasikan pendirian program studi baru di Jurusan Syariah Dan Ekonomi Islam dengan nama Program Studi Hukum Tata Negara/Siyasah berdasarkan SK No 19/A/Sti. 33/S.STAIN/BN/V/05.

Pada tanggal 3 Juni 2013 atas dasar nota dinas dari Dirjen Diktis merekomendasikan akreditasi Prodi Hukum Tata Negara/Siyasah. Akhirnya melalui kerja keras semua pihak, termasuk mahasiswa, alumni, dan pengguna lulusan prodi HTN berhasil memperoleh akreditasi B dengan skor 309 dari BAN PT  melalui SK No 242/BAN-PT/Ak/XII/2013  masa akreditasi berlaku 7 Des 2013-7 Des 2018.

 

  1. B.       Visi dan Misi

Adapun Visi Program Studi Hukum Tata Negara (Siyasah) adalah terwujudnya lulusan yang bermartabat yang professional dan mampu menguasai serta mengembangkan ilmu pengetahuan dan tekhnologi di bidang Hukum Tata Negara (Siyasah) sebagai wahana bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia yang berwawasan berkebangsaan Indonesia.

Misi program Studi Hukum Tata Negara (Siyasah) STAIN Watampone adalah :

  1. 1.              Mendidik dan meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam mengembangkan ilmu di bidang hukum tata negara berdasarkan prinsip pengembangan keilmuan yang integral antara ilmu-ilmu keislaman dan ilmu-ilmu umum
  2. 2.              Mendidik dan meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam hal merencanakan dan merancang sistem dan produk hukum di bidang hukum tata negara  yang berwawasan keagamaan dan kemasyarakatan baik lokal maupun nasional
  3. 3.              Mendidik dan meningkatkan kemampuan mahasiswa agar kompeten menjadi aparatur birokrasi, dan pelayanan publik pada pemerintahan lokal maupun nasional serta pelaku dunia kerja di luar pemerintahan
  4. 4.              Mendidik dan meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam hal mengidentifikasi, menganalisis dan merumuskan masalah secara tepat mengenai system hukum dan system politik dalam pandangan islam
  5. 5.              Mendidik dan meningkatkan kemampuan mahasiswa sebagai fasilitator, motivator dan mediator dalam bidang politik pemerintahan dan hukum ketatanegaraan baik pada tingkatan lokal maupun nasional.
  6. C.          Prospek Lulusan

                Lulusan mendapat gelar S.HI/ S.Sy (sarjana Hukum Islam/Sarjana Syariah). Mereka dipersiapakan untuk memliki kompetensi diantaranya adalah: Hakim di lingkungan lembaga peradilan khusus seperti PTUN, Tipikor, Militer dan MK; Legislator di lembaga legislatif baik pusat, propinsi maupun kab (politisi); Aparatur penegak hukum di lingkungan kementerian hukum dan HAM; Akademisi dan analisis persoalan hukum baik politik dan sosial keagamaan; Peneliti di lembaga-lembaga riset politik; Konsultan politik dan le,mbaga advokasi; Birokrat di instansi pemerintah; serta Enterpreuner.

 

  1. D.          Tenaga Pengajar

Prodi HTN ditunjang oleh tenaga pengajar yang profesioanal yang bidang keahliannya sudah tidak diragukan lagi. Berikut data dosen tetap HTN :

  1. Prof. Dr. H. Haddise, M.Ag
  2. Prof. Dr. A. Nuzul, SH., M.Hum.
  3. Dr. Lukman Arake, MA.
  4. Andi Sugirman, SH., MH
  5. Nur Paikah, SH., MH.
  6. Abd. Aziz, S.Pd.I., M.Si.
  7. Rosita , SH., MH.

Selain dosen tetap STAIN Watampone juga mengangkat dosen luar biasa yang berasal dari perguruan tinggi di luar STAIN Watampone atau instansi lain yang sebelumnya didahului dengan penandatanganan memorandum of understanding. Adapun dosen luar biasa yang ada di lingkungan program studi Hukum Tata Negara (Siyasah) adalah sebagai berikut

  1. Prof. Dr. Murtir Djeddawi, SH.,S.Sos,M.H.
  2. Jumriani Nawawi, S.H.,M.H
  3. Hermanto, S.Pdi.,M.Pdi
  4. Muhammad Pahrun, S.H.,M.H
  5. Andi Yaqub, S.Sy.,M.HI.
  6. Marlia, S.H., M.H.
  7. A. Amrullah Zubair, S.H.,M.H.
  8. A. Srigandawati, S.H., M.H.
  9. Yusdar, S.H.,M.H.
  10. A. Devi S.H.,M.H.

 

  1. E.     Kurikulum

Kurikulum yang diberlakukan di program studi Hukum Tata Negara/Siyasah  adalah kurikulum tahun 2013 dan senantiasa mengacu kepada konsep panduan Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Islam pada Kementerian Agama Tahun 2010 serta Keputusan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 045/U/2002 Tentang Kurikulum Inti Pendidikan Tinggi.

Untuk menyelesaikan studi di program studi Hukum Tata Negara/Siyasah diperlukan waktu 8 semester (4 tahun) dan selambat-lambatnya 14 semester (7 Tahun). Mahasiswa diharuskan untuk menempuh sks rata-rata 146 untuk menjadi sarjana.

 

  1. F.     Beasiswa

Mahasiswa prodi Hukum Tata Negara/Siyasah Jurusan Syariah Dan Ekonomi Islam STAIN Watampone memperoleh beasiswa diantaranya adalah beasiswa supersemar, beasiswa prestasi akademik, beasiswa bidik misi, beasiswa gubernur dan baeasiswa miskin/tidak mampu.

 

  1. G.    Jurnal

Saat ini prodi Hukum Tata Negara sudah memiliki jurnal dengan nama Jurnal Al-Adaalah (keadilan) dengan lingkup kajian adalah hukum dan politik islam dengan nomor ISSN: 24068802.

 

  1. H.    Kerjasama

Program studi Hukum Tata Negara/Siyasah menargetkan untuk selalu berpartisipasi aktif dalam perencanaan implementasi dan pengembangan program dan kegiatan kerjasama dalam rangka memanafaatkan dan meningkatkan sumber daya manusia baik dosen maupun mahasiswa, diantaranya Advokat, Pengacara/LBH di kabupaten Bone, Kantor Lembaga Pemasyarakatan Kelas II B Watampone, Kantor Kejaksaan, Kantor Pemda (bagian hukum dan pemerintahan), Kantor DPRD kabupaten Bone, Kantor Camat, Lurah dan desa di Kabupaten Bone serta Pengadilan Negeri Watampone.

Salah satu kerjasama dengan Lapas Kelas IIB Watampone

 

 

  1. I.       Struktur Organisasi Prodi
  2. 1.      Ketua Program Studi Hukum Tata Negara          

Nur Paikah, S.H.,M.Hum.

 

 

  1. 2.      Staf Administrasi                                         

- A. Ratnawati,SE.Sy.

- Herlina Tahir,SEI

 

  1. J.      Fasilitas

Adapun fasilitas yang telah dimiliki oleh Program Studi Hukum Tata Negara (Siyasah) antara lain : ruang kuliah yang representatif, laboratorium yustisi dan falak, laboratorium komputer ber-AC, ruangan pimpinan prodi, ruang seminar, ruangan dosen, perpustakaan kampus, tempat ibadah, ruang himpunan mahasiswa, poliklinik, gedung olah raga dan seni serta buku-buku/dokumen pendukung lainnya.